Thursday, June 16, 2016

5:03 PM

PAUS YANG TERDAMPAR



Warga setempat bersama TNI-Polri serta dinas terkait dari provinsi maupun pusat, untuk menyelamatkan 26 ekor paus yang terdampar di pesisir pantai Desa Randupitu membutuhkan waktu kurang lebih 20 jam. Kepala Desa Randupitu, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, sanemo menutrukan, terdamparnya puluhan paus yang di ketahui sekitar pukul 13:30 WIB pada hari rabu 15 Juni 2016. paus-paus baru bisa di evakuasi ke laut lepas pada hari ini, Kamis 16 Juni 2016 pada pukul 09:30 WIB.


Sanemo mengatakan "kami semua baru pulang dari laut lepas, malah hari ini ramai yang ikut membantu proses evakuasi ikas paus dibawa ke tengah laut". Sanemo mengatakan, proses evakuasi paus membutuhkan waktu 20 jam karena harus menunggu air laut surut. 


"Secara teknis, proses evakuasi tadi dilakukan dengan cara menggiring paus tersebut ke tengah laut. kita tidak mengikat ikan paus tersebut untuk di bawa ke tengah laut. karena beberapa ikan paus tersebut akan kembali ke pinggir panntai". tutur Sanemo


Sanemo mengatakan, jumlah paus yang terdampar di kawasan itu mencapai 32 ekor mereka terdampar di beberapa tempat yang berbeda. "tadi yang saya hitung di pesisir pantai Desa Randupitu ada 23 ekor, di Gending dua ekor, di Klaseman tiga ekor. tetapi secara keseluruhan dari data yang ada terdapat 32 ekor ikan paus yang terdampat". papar Sanemo


Sanemo menyatakan, info terbaru pada kamis 16 Juni 2016 ini dari 32 ekor paus terdapat enam paus yang mati karena tersangkut akar pohon mangrove. sebelumnya, jumlah paus yang mati disebutkan mencapai tujuh ekor. "total ikan paus yang mati ada enam ekor dan sudah siap untuk dikubur. tadi juga ada beberapa ekor yang sudah di bedah oleh tim kedokteran hewan untuk proses autopsi. "ujar Sanemo.

0 comments:

Post a Comment